Wayang kulit

Hasil gambar untuk wayang kulit

Wayang adalah seni pertunjukkan asli Indonesia yang berkembang pesat di Pulau Jawa dan Bali. Pertunjukan ini juga populer di beberapa daerah seperti Sumatera dan Semenanjung Malaya juga memiliki beberapa budaya wayang yang terpengaruh oleh kebudayaan Jawa dan Hindu.

UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukkan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Sebenarnya, pertunjukan boneka tak hanya ada di Indonesia karena banyak pula negara lain yang memiliki pertunjukan boneka. Namun pertunjukan bayangan boneka (Wayang) di Indonesia memiliki gaya tutur dan keunikan tersendiri, yang merupakan mahakarya asli dari Indonesia. Untuk itulah UNESCO memasukannya ke dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia pada tahun 2003.

Tak ada bukti yang menunjukkan wayang telah ada sebelum agama Hindu menyebar di Asia Selatan. Diperkirakan seni pertunjukan dibawa masuk oleh pedagang India. Namun, kegeniusan lokal dan kebudayaan yang ada sebelum masuknya Hindu menyatu dengan perkembangan seni pertunjukan yang masuk memberi warna tersendiri pada seni pertunjukan di Indonesia. Sampai saat ini, catatan awal yang bisa didapat tentang pertunjukan wayang berasal dari Prasasti Balitung pada Abad ke 4 yang berbunyi si Galigi mawayang

Ketika agama Hindu masuk ke Indonesia dan menyesuaikan kebudayaan yang sudah ada, seni pertunjukan ini menjadi media efektif menyebarkan agama Hindu. Pertunjukan wayang menggunakan cerita Ramayana dan Mahabharata.

Para Wali Sembilan di Jawa, sudah membagi wayang menjadi tiga. Wayang Kulit di timur, wayang wong di jawa tengah dan wayang golek di Jawa barat. Adalah Raden Patah dan Sunan Kali Jaga yang berjasa besar. Carilah wayang di Jawa Barat, golek ono dalam bahasa jawi, sampai ketemu wong nya isi nya yang di tengah, jangan hanya ketemu kulit nya saja di Timur di wetan wiwitan. Mencari jati diri itu di Barat atau Kulon atau kula yang ada di dalam dada hati manusia. Maksud para Wali terlalu luhur dan tinggi filosofi nya. Wayang itu tulen dari Jawa asli, pakeliran itu artinya pasangan antara bayang bayang dan barang asli nya. Seperti dua kalimah syahadat. Adapun Tuhan masyrik wal maghrib itu harus di terjemahkan ke dalam bahasa jawa dulu yang artinya wetan kawitan dan kulon atau kula atau saya yang ada di dalam. Carilah tuhan yang kawitan pertama dan yang ada di dalam hati manusia. (sik)

Demikian juga saat masuknya Islam, ketika pertunjukan yang menampilkan “Tuhan” atau “Dewa” dalam wujud manusia dilarang, munculah boneka wayang yang terbuat dari kulit sapi, di mana saat pertunjukan yang ditonton hanyalah bayangannya saja. Wayang inilah yang sekarang kita kenal sebagai wayang kulit. Untuk menyebarkan Islam, berkembang juga wayang Sadat yang memperkenalkan nilai-nilai Islam.

Ketika misionaris Katolik, Bruder Timotheus L. Wignyosubroto, FIC pada tahun 1960 dalam misinya menyebarkan agama Katolik, ia mengembangkan Wayang Wahyu, yang sumber ceritanya berasal dari Alkitab.

Iklan

Budaya Jawa

Related image

Budaya Jawa adalah budaya yang berasal dari Jawa dan dianut oleh masyarakat Jawa khususnya di Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Budaya Jawa secara garis besar dapat dibagi menjadi 3 yaitu budaya Banyumasan, budaya Jawa Tengah-DIY dan budaya Jawa Timur. Budaya Jawa mengutamakan keseimbangan, keselarasan dan keserasian dalam kehidupan sehari hari. Budaya Jawa menjunjung tinggi kesopanan dan kesederhanaan. Budaya Jawa selain terdapat di Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur terdapat juga di daerah perantauan orang Jawa yaitu di Jakarta, Sumatera dan Suriname. Bahkan budaya Jawa termasuk salah satu budaya di Indonesia yang paling banyak diminati di luar negeri. Beberapa budaya Jawa yang diminati di luar negeri adalah Wayang Kulit, Keris, Batik, Kebaya dan Gamelan. Di Malaysia dan Filipina dikenal istilah keris karena pengaruh Majapahit.[1] LSM Kampung Halaman dari Yogyakarta yang menggunakan wayang remaja adalah LSM Asia pertama yang menerima penghargaan seni dari Amerika Serikat tahun 2011.[2][3] Gamelan Jawa menjadi pelajaran wajib di AS, Singapura dan Selandia Baru.[4][5] Gamelan Jawa rutin digelar di AS dan Eropa atas permintaan warga AS dan Eropa.[6] Sastra Jawa Negarakretagama menjadi satu satunya karya sastra Indonesia yang diakui UNESCO sebagai Memori Dunia.[7] Menurut Guru Besar Arkeologi Asia Tenggara National University of Singapore John N. Miksic jangkauan kekuasaan Majapahit meliputi Sumatera dan Singapura bahkan Thailand yang dibuktikan dengan pengaruh kebudayaan, corak bangunan, candi, patung dan seni.[8] Bahkan banyak negara di dunia terutama Amerika dan Eropa menyebut Jawa identik kopi.[9][10][11][12][13][14][15][16][17] Budaya Jawa termasuk unik karena membagi tingkat bahasa Jawa menjadi beberapa tingkat yaitu Ngoko, Madya Krama. Ada yang berpendapat budaya Jawa identik feodal dan sinkretik. Pendapat itu kurang tepat karena budaya feodal ada di semua negara termasuk Eropa. Budaya Jawa menghargai semua agama dan pluralitas sehingga dinilai sinkretik oleh budaya tertentu yang hanya mengakui satu agama tertentu dan sektarian.

Sejarah Sastra Jawa dimulai dengan sebuah prasasti yang ditemukan di daerah Sukabumi (Sukobumi), Pare, Kediri Jawa Timur. Prasasti yang biasa disebut dengan nama Prasasti Sukabumi ini bertarikh 25 Maret tahun 804 Masehi. Isinya ditulis dalam bahasa Jawa Kuna. Setelah prasasti Sukabumi, ditemukan prasasti lainnya dari tahun 856 M yang berisikan sebuah sajak yang disebut kakawin. Kakawin yang tidak lengkap ini adalah sajak tertua dalam bahasa Jawa (Kuna).

Sejarah sastra Jawa dibagi dalam empat masa:

Bahasa Jawa pertama-tama ditulis dalam aksara turunan aksara Pallawa yang berasal dari India Selatan. Aksara ini yang menjadi cikal bakal aksara Jawa modern atau Hanacaraka yang masih dipakai sampai sekarang. Dengan berkembangnya agama Islam pada abad ke-15 dan ke-16, huruf Arab juga dipergunakan untuk menulis bahasa Jawa; huruf ini disebut dengan nama huruf pegon. Ketika bangsa Eropa menjajah Indonesia, termasuk Jawa, abjad Latin pun digunakan untuk menulis bahasa Jawa. Dongeng Jawa seperti cerita panji ternyata juga dikenal dan dipentaskan di Thailand dan Filipina.[18] Banyak sastra Jawa yang berada di Eropa terutama Belanda bahkan ada perguruan tinggi Belanda yang membuka mata kuliah sastra Jawa seperti Universitas Leiden. Beberapa kakawin yang ditulis oleh pujangga Jawa menyadur dari karya India atau cerita Jawa diantaranya adalah :

Hiasan emas Majapahit Sutasoma dan Kalmasapada

Kawasaki Motor Indonesia

Image result for kawasaki  logo

Sejarah Perusahaan

PT Kawasaki Motor Indonesia didirikan pada tanggal 18 Februari 1994 sebagai perusahaan joint venture antara Kawasaki Heavy Industries, Ltd. – Jepang dengan salah satu perusahaan di Indonesia yaitu PT Sumber Selatan Nusa. Bisnis perusahaan bergerak dibidang kendaraan beroda dua dengan merek Kawasasaki. Produksi pertama dimulai pada Maret 1995.diikuti dengan penjualan unit, spare part serta fasilitas servis. PT Kawasaki Motor Indonesia yang bertempat di Jl. Perintis Kemerdekaan Kelapa Gading, Jakarta Utara memiliki dua kegiatan utama yaitu merakit dan memproduksi komponen motor. Kapasitas produksi menghasilkan 200.000 unit pertahunnya. Unit bisnis: industry otomotif, perakitan sepeda motor termasuk komponennya.

Dengan mengacu pada filosofi “Marching On To Unlimited Improvement” semangat juang dan kerja sama yang kukuh anatara manajemen, pekerja, dan serikat buruh PT Kawasaki Motor Indonesia berencana untuk menjadi perusahaan terbaik dalam kualitas, produktivitas, dan disiplin. Untuk meraih target-target tersebut, beberapa upaya yang harus dilakukan secara berkesinambungan iyalah sebagai berikut: Mengaplikasikan system produksi Kawasaki yang didasari oleh konsep “Just in time” dengan melakukan pengendalian visualuntuk meminimalisir pekerjaan yang tidak bermanfaat dan mengatur persediaan barang dengan mengikuti paham 5 S (Seiri/Arrangemen,Seiton/Order,Seiso/Clean, Seiketsu/Cleanliness, Shitsuke/Dicipline). Prosedur standar operasi digunakan dalam proses komponen, sparepart motor dan trial, hal ini bertujuan agar memudahkan dalam maintaining.

System ON THE JOB TRAINING dengan menempatkan para pekerja secara periodic ke KHI Japan yang bertujuan untuk menggarap skill/kemampuan para pekerja agar menjadi lebih baik lagi.

Apa itu Islam ?

Image result for islam

Islam (Arab: al-islām, الإسلام Tentang suara ini dengarkan : “berserah diri kepada Tuhan“) adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah. Dengan lebih dari satu seperempat miliar orang pengikut di seluruh dunia,[1][2] menjadikan Islam sebagai agama terbesar kedua di dunia setelah agama Kristen.[3] Islam memiliki arti “penyerahan”, atau penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan (Arab: الله, Allāh).[4] Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti “seorang yang tunduk kepada Tuhan”[5][6], atau lebih lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah.

Aspek kebahasaan

Islam berasal dari kata Arab “aslama-yuslimu-islaman” yang secara kebahasaan berarti “menyelamatkan”, misal teks “assalamu alaikum” yang berarti “semoga keselamatan menyertai kalian semuanya”. Islam atau Islaman adalah masdar (kata benda) sebagai bahasa penunjuk dari fi’il (kata kerja), yaitu “aslama” bermakna telah selamat (kala lampau) dan “yuslimu” bermakna “menyelamatkan” (past continous tense).

Kata triliteral semitik ‘S-L-M’ menurunkan beberapa istilah terpenting dalam pemahaman mengenai keislaman, yaitu Islam dan Muslim. Kesemuanya berakar dari kata Salam yang berarti kedamaian.[7] Kata Islam lebih spesifik lagi didapat dari bahasa Arab Aslama, yang bermakna “untuk menerima, menyerah atau tunduk” dan dalam pengertian yang lebih jauh kepada Tuhan.[8]

Kepercayaan

Kepercayaan dasar Islam dapat ditemukan pada dua kalimah syahādatāin (“dua kalimat persaksian”), yaitu “asyhadu an-laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah” – yang berarti “Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah utusan Allah”. Esensinya adalah prinsip keesaan Tuhan dan pengakuan terhadap kenabian Muhammad. Adapun bila seseorang meyakini dan kemudian mengucapkan dua kalimat persaksian ini, ia dapat dianggap telah menjadi seorang muslim dalam status sebagai mualaf (orang yang baru masuk Islam dari kepercayaan lamanya).

Kaum Muslim percaya bahwa Allah mengutus Muhammad sebagai Nabi terakhir setelah diutusnya Nabi Isa 6 abad sebelumnya. Agama Islam mempercayai bahwa al-Qur’an dan Sunnah (setiap perkataan dan perbuatan Muhammad) sebagai sumber hukum dan peraturan hidup yang fundamental.[12] Mereka tidak menganggap Muhammad sebagai pengasas agama baru, melainkan sebagai penerus dan pembaharu kepercayaan monoteistik yang diturunkan kepada Ibrahim, Musa, Isa, dan nabi oleh Tuhan yang sama. Islam menegaskan bahwa agama Yahudi dan Kristen belakangan setelah kepergian para nabinya telah membelokkan wahyu yang Tuhan berikan kepada nabi-nabi ini dengan mengubah teks dalam kitab suci, memperkenalkan intepretasi palsu, ataupun kedua-duanya.[13]

Umat Islam juga meyakini al-Qur’an yang disampaikan oleh Allah kepada Muhammad. melalui perantara Malaikat Jibril adalah sempurna dan tidak ada keraguan di dalamnya (Al-Baqarah 2:2). Di dalam al-Qur’an Allah juga telah berjanji akan menjaga keotentikan al-Qur’an hingga akhir zaman.

Adapun sebagaimana dinyatakan dalam al-Qur’an, umat Islam juga diwajibkan untuk beriman dan meyakini kebenaran kitab suci dan firman-Nya yang diturunkan sebelum al-Qur’an (Zabur, Taurat, Injil dan suhuf para nabi-nabi yang lain) melalui nabi dan rasul terdahulu sebelum Muhammad.[14] Umat Islam juga percaya bahwa selain al-Qur’an, seluruh firman Allah terdahulu telah mengalami perubahan oleh manusia. Mengacu pada kalimat di atas, maka umat Islam meyakini bahwa al-Qur’an adalah satu-satunya kitab Allah yang benar-benar asli dan sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya.

Umat Islam meyakini bahwa agama yang dianut oleh seluruh nabi dan rasul utusan Allah sejak masa Adam adalah satu agama yang sama dengan (tauhid|satu Tuhan yang sama), dengan demikian tentu saja Ibrahim juga menganut ketauhidan secara hanif (murni) yang menjadikannya seorang muslim.[15][16] Pandangan ini meletakkan Islam bersama agama Yahudi dan Kristen dalam rumpun agama yang mempercayai Nabi Ibrahim as. Di dalam al-Qur’an, penganut Yahudi dan Kristen sering direferensikan sebagai Ahli Kitab atau orang-orang yang diberi kitab.

Memaknai Sila ke-2

Hasil gambar untuk lambang pancasila ke 2

Dalam sila ke-2 berbunyi Kemanusiaan yang adil dan beradab yang berarti dalam kehidupan bermasyarakat kita harus menjadi manusia yabg menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia,dengan perilaku kita yang memanusiakan manusia artinya kita harus berbuat baik terhadap sesama manusia dengan tidak melanggar hak-hak nya.

Banyak sudah pelanggaran-pelnggaran HAM yang terjadi di indonesia dikarenakan tidak adanya pemaknaan atas pancasila bagi para pelakunya,sebgai manusia yang merupakan makhluk hidup paling sempurna harusnya kita malu,karena kita mempunyai akal untuk berpikir mana yang baik dan mana yang buruk ,tapi nyatanya masih banyak manusia kini yang di kuasai oleh hawa nafsunya yang tidak dikontrol oleh pikiran mereka, sehingga selalu saja menciptakan permasalahan di antara kaumnya.

Jangan seperti hewan yang tidak mempunyai akal ,pergunakanlah pikiran kita guna menghidupkan kembali Pancasila kita yang semakin terlupakan , salah satunya di sila ke-2 yang mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang adil dan beradan ,adil dalam melakukan tindakan dan bersikap dengan baik sesuai dengan etika dan jangan seperti hewan yang hanya mengandalkan nafsunya saja.

88 Tahun Sumpah Pemuda

Pertama:
Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea:
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga:
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Tanggal 28 Oktober 1928 para pemuda mengumandangkan Sumpah Pemuda, Sudah 88 tahun Sumpah pemuda di kumandangkan oleh para pemuda Indonesia,namun apa sudah pula dijalankan para pemuda di masa kini, tak jarang para pemuda kini lupa apa arti sebenarnya dari sumpah pemuda dan cenderung mengbaikannya, tak sedikit pula yang tidak mengerti isi dari sumpah pemuda tersebut.

Kini banyak pemuda yang melupakan nilai-nilai persatuan, tidak seperti apa yang tercantum dalam Sumpah pemuda yang menjunjung tinggi persatuan,salah satunya dalam penggunaan bahasa persatuan yaitu bahasa indonesia, tak sedikit pemuda kini yang tidak menggunakan bahasa Indonesia dengan benar dan mereka juga kebanyakan malah mempelajari bahasa-bahasa asing namun tidak bisa menggunakan bahasa Indonesianya dengan benar.

Kita harus sering mengingat betapa susahnya perjuangan para pemuda di zaman dulu yang ingin Indonesia merdeka dengan menyatukan para pemuda, namun kini setelah merdeka sumpah pemuda seperti hilang ditelan waktu dan tidak di amalkan oleh pemuda di era kini.

Sebagai pemuda generasi penerus bangsa marilah kita menjunjung tinggi mengamalkan apa yang telah di sumpahkan oleh para pemuda di tahun 1928 tersebut, karena nasib bangsa ini berada di tangan para pemuda ,kobarkan semngat persatuan di antara kita jangan sampai terjadi perselisihan bahkan hingga pertikaian diantara pemuda masa kini,mari kita jaga persatuan di Indonesia ini jangan pernah terprovokasi oleh hal-hal yang bersifat menghancurkan persatuan di antara kita,hargai usaha para pemuda terdahulu dengan tetap menjaga keutuhan negeri ini.

Mengulas Lebih Dalam Tentang Sila Ke-1 dari Pancasila

sila-1.jpg

Agar dapat mengamalkan pancasila dengan baik kita harus,menggali lebih dalam tentang arti dari sila-sila yang ada,untuk saat pertama kalinya kita harus mengerti dulu tentang sila ke-1 yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

Sila ke-1 ini mempunyai arti dalam berkehidupan kita harus mempunyai suatu keyakinan atau agama agar dapat mengatur moral kita karena disetiap agama sudah pasti mengajarkan moral yang baik untuk umatnya, seperti lambang dari sila pertama yaitu bintang yang mempunyai arti  menerangi dan memberikan cahaya bagi bangsa dan negara, memberi cahaya seperti Tuhan yang Maha Esa memberikan cahaya kepada hamba-Nya, maksudnya adalah agar negara menempuh jalan yang benar.sumber: http://www.satujam.com/arti-lambang-pancasila/

Untuk itu dalamilah agamamu masing-masing agar menjadi manusia yang berakhlak mulia serta dapat menjalani kehidupan dengan baik menurut ideologi kita yaitu Pancasila.

Berpegang Teguh Pada Pancasila

National_emblem_of_Indonesia_Garuda_Pancasila.svg.png

Sebagai warga negara indonesia tentu kita tidak asing dengan Pancasila, namun tidak sedikit yang masih belum mengerti apa itu pancasila serta apa kegunaanya dalam kehidupan kita.

Untuk mencapai suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indoonesia seperti yang tertera pada sila ke-5 kita harus melakukan langkah-langkah yang telah tertera pada sila ke-1 hingga sila ke-4.

Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila sendiri sangatlah berarti bagi kita terlebih di indonesia mempunyai banyak perbedaan dikalangan masyarakatnya,dalam sila ke-1 yaitu ketuhanan yang maha esa yang mengajarkan kita untuk:

  1. Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  2. Hormat menghormati dan bekerja sama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.
  3. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
  4. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.

Dari sila ke-1 dapat kita lanjutkan di sila ke-2 yaitu kemanusiaan yang adil dan beradap yang mengharuskan kita untuk memanusiakan manusia ,yang artinya memperlakukan manusia dengan semestinya menghargai sesama manusia serta menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia,agar dapat tercipta suatu persatuan karena di indonesia mempunya banyak sekali perbedaan seperti yang dtertera pada sila ke-3 yaitu persatuan Indonesia yang berarti tidak membeda-bedakan latar belakang kita seperti apa guna mewujudkan suatu impian yaitu bersatu dalam suatu negara Indonesia tercinta.

Dan yang terpenting yaitu sila ke-4 yang menjadi kunci sebuah keadilan sosial yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, yang mengajarkan kita untuk bersikap bijak dan selalu bermusyawarah dalam menyelesaikan perbedaan diantara kita, agar tercapai sila ke-5 yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,

Untuk itu selalu ingatlah berpegang teguhlah pada pancasila agar dapat menciptakan keadilan serta persatuan diantara kita agar tercipta negara yang baik dan tidak mudah digoncangkan oleh gangguan dari berbagai arah.

Tanamkan sikap Toleransi dan Bermusyawarah Untuk Menyelesaikan Masalah

meet1-320x220

Tak jarang dalam kehidupan kita pasti mengalami suatu permasalahan yang berawal dari perbedaan pendapat serta kepentingan yang berbeda-beda,oleh sebab itu demi meminimalisir terjadinya suatu konflik haruslah kita tanamkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari kita,hargai setiap pendapat dan perbedaan,karena di dunia ini pada dasarnya tidak ada yang sama secara keseluruhan,

Dalam mengatasi suatu permasalahan marilah kita budayakan untuk bermusyawarah menyelesaikan suatu permasalahantersebut dalam satu meja yang sama agar dapat menemukan jalan keluar, bukan hanya memendam permasalahan tersebut dan selalau beranggapan buruk terhadap orang yang berbeda pendapat dengan kita,berusaha untuk saling menghargai perbedaan demi kpentingan bersama,agar tercipta keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari.

Sudah banyak konflik yang terjadi yang hanya dikarenakan diri kita dikuasai oleh hawa nafsu yang selalu ingin menang sendiri dan egois,namun kita tidak pernah menyadari bahwa apa yang kita pikirkan belum tentu semuanya benar,sebagai generasi penerus bangsa yang pintar kita harus dapat menggunakan akal pikiran kita bukan hanya nafsu saja,karena manusia sendiri merupakan makhluk hidup yang paling sempurna,jika kita hanya mengandalkan nafsu saja berarti kita tidak berbeda dengan hewan yang selalu bertengkar karena tidak mempunyai akal dalam memnyelesaikan suatu permasalahan.

Marilah berpegang teguh pada pancasila sila ke-4 yaitu kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebikjasanaan dalam permusyawatan/perwakilan, yang mengajarkan kita untuk selalu bermusyawarah dalam setiap kita mengalami suatu perbedaan pendapat dengan orang lain.

Budayakan Diskusi dikalangan Mahasiswa

Dalam perkembangan zaman yang semakin pesat,kita sebagai mahasiswa jangan hanya belajar pada saat jam perkuliahan saja,namun kita harus sering-sering berdiskusi dengan teman-teman kita untuk mengulang kembali apa yang telah di sampaikan oleh dosen selama pembelajaran didalam kelas.

Kebanyakan mahasiswa mengatakan sudah mengerti tentang materi yang disampaikan karena hanya ingin cepat selesai dalam pembelajaran tersebut,namun mereka salah,tujuan kita dalam perkuliahan yaitu untuk menimba ilmu memperdalam pengetahuan kita untuk masa depan,agar dapat meraih cita-cita kita.

Dalam berdiskusi sendiri mempunyai banyak kelebihan yaitu dapat menambah pengetahuan kita atas materi yang belum kita pahami,dan kita dapat bertukar pikiran dengan teman kita,dan dari diskusi tersebut kita dapat memunculkan inovasi-inovasi lainnya yang dapat membuat kita lebih mengerti.

Kita tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain,seperti halnya dalam pembelajaran kita tidak bisa hanya mengandalkan apa yang telah disampaikan oleh dosen tetapi kita harus mengulasnya lebih dalam lagi,agar ilmu kita semakin bertambah dan bermanfaat bagi kita setelah kita lulus nanti,dan salah satu caranya dengan berdiskusi,agar ilmu yang kita pelajari dapat kita amalkan pada saat kita lulus nanti dan perkuliahan kita tidak sia-sia.